January 10, 2012

Stand Up Comedy, sebuah permainan linguistik oleh Ano Jumisa

Stand Up Comedy merebak bak jamur akhir-akhir ini di Indonesia. Sebuah jenis pertunjukan komedi yang mengetengahkan konsep penampilan tunggal oleh pemain yang dijuluki comic. Pertunjukan Stand up Comedy pada mulanya berkembang di eropa dan amerika pada abad ke-18 atau 19. Awalnya pertunjukan ini dipertunjukkan di aula pertunjukan musik. Pada tahun 1979 di Inggris terbentuk sebuah kelompok Stand up Comedy gaya amerika pertama yang didirikan oleh Peter Rosengard. Seiring dengan dibentuknya kelompok ini kemudian mulai bermunculan kelompok-kelompok Stand up Comedyi sejenis di berbagai penjuru dunia yang kemudian semakin menancapkan eksistensinya.

Seiring berjalannya waktu komunitas-komunitas dan pertunjukan Stand up Comedy menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Di kawasan asia banyak comic-comic terkenal yang muncul dari seni Stand up Comedy ini, contohnya Akmal Saleh dari Malaysia, Paul Ogata dari Singapura, Johny Lever dari India, Dany Cho dari Korea Selatan, serta di Indonesia baru-baru ini muncul nama-nama seperti Butet Kertaradjasa, Pepeng, Taufik Savalas, Pandji Pragiwaksono, Raditya Dika, dan lain-lain.